Bank QNB di Indonesia

Add Comment
Bank QNB di Indonesia




Bank QNB di Indonesia
Bank QNB di Indonesia




Profil Bank QNB di Indonesia

Bank QNB Indonesia (Dahulu Bank QNB Kesawan dan Bank Kesawan, IDX: BKSW) adalah perusahaan Indonesia yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. Bank ini didirikan pada tahun 1913. Pada tahun 2015, bank ini menjadi sponsor utama Liga Super Indonesia musim 2015.


1913: Khoe Tjin Tek dan Owh Chaoi Eng mendirikan "NV Chunghwa Shangyeh" di Medan.
1958: Beroperasi sebagai bank umum.
1962: Menjadi "PT Bank Chunghwa Shangyeh".
1965: Menjadi "PT Bank Kesawan".
1990: Pindah kantor Pusat ke Jakarta.
1995: Mendapat izin money changer
1996: Mendapat izin bank devisa dan bank persepsi.
2000: Pergantian pemegang saham PT Darmex Corp.
2001: PT Darmex Corp menjadi PT Adhi Tirta Mustika.
2002: IPO, penjualan waran hingga 2005.
2011: Qatar National Bank (QNB) menjadi pemegang saham mayoritas.
2011: Menjadi "PT Bank QNB Kesawan Tbk".
2014: Menjadi "PT Bank QNB Indonesia Tbk".

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bank QNB Indonesia, antara lain Qatar National Bank SAQ (pengendali) (82,59%) dan PT Bosowa Kapital (7,60%). Qatar National Bank SAQ merupakan bagian dari Qatar National Bank Group.
Bank QNB memperoleh izin usaha sebagai bank umum dari Menteri Keuangan Republik Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1958. Pada tanggal 22 Februari 1996, Bank QNB izin sebagai bank devisa dari Bank Indonesia. Kemudian tanggal 16 Agustus 1996, memperoleh izin sebagai bank Persepsi Kas Negara dari Menteri Keuangan Republik Indonesia.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Bank QNB Indonesia adalah menjalankan kegiatan umum perbankan.


Bank Cimb Niaga yang Buka Hari Sabtu

1 Comment
Bank CIMB NIAGA yang Buka Hari Sabtu


Halo Banker, Kali ini MdpBank.blogspot.com akan membagikan informasi mengenai bank yang buka hari sabtu. Bank Cimb Niaga yang buka hari sabtu di wilayah Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Kalimantan, Tanggerang, dan Indonesia Timur.
Berikut ini adalah alamat lengkap Bank Cimb Niaga yang buka hari sabtu



Bank CIMB NIAGA yang Buka Hari Sabtu

Bank BCA yang Buka Hari Sabtu

1 Comment
Bank BCA yang Buka Hari Sabtu


Bank BCA yang Buka Hari Sabtu - Bagi kamu yang ingin pergi ke bank untuk melakukan transaksi pada hari sabtu dan harus pergi ke kantor cabangnya, mungkin karena kesibukan di hari sebelumnya sehingga kamu harus pergi ke bank pada hari sabtu, atau ada transaksi penting di hari sabtu.

Berikut ini adalah alamat Bank BCA yang buka hari sabtu .
Alamat Kantor Cabang Bank BCA Buka Pada Hari Sabtu (Weekend Banking)


Bandung
Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Bandung Trade Center
Lower Ground Floor No. F.1,
Jln. Dr. Djundjunan No. 143-149
Bandung, 40174
Telp: 022-6126026,6126019

Kantor Cabang Utama Bank BCA A. Yani*
Jln. A. Yani 656-658
Bandung, 40282
Telp: 022-7206706 (hunting)

Batam
Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Penuin
Jlm, Pembangunan Komplek Penuin Center Blok E No. 12-12A
Batam, 29440
Telp: 0778-431879, 458694

Denpasar
Kantor Cabang Utama Bank BCA Denpasar*
Jln. Hasanudin 58
Denpasar, 80119
Telp: 0361-420186,421431

DKI Jakarta
Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Grand Indonesia
Gedung Grand Indonesia Mall A,
Lower Ground No. 20-21,
Jln. MH Thamrin No. 1
Jakarta, 10310
Telp: 021-23580577

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Pondok Indah Mall
Ground Floor G31 & G32, Jln. Metro Pondok Indah
Jakarta, 12310
Telp: 021-75920772, 75920773

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Mal Ciputra
Mal Ciputra LG II No. 24-28, Jln. Arteri S. Parman, Slipi
Jakarta, 11470
Telp: 021-5606531, 5606537

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Mangga Dua Mal
Mangga Dua Mal No. RM. 49, Jln. Mangga Dua Raya
Jakarta, 10730
Telp: 021-6129764, 62301097

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Pluit Mega Mal
Jln. Pluit Permai Raya 60
Jakarta, 14450
Telp: 021-6684102, 6624010

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Mal Taman Anggrek
Lower Ground Lot. C 07, Jln. S. Parman Kav. 21, Slipi
Jakarta, 11470
Telp: 021-5639174, 5639176

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Mal Kelapa Gading III
Gedung Mal Kelapa Gading III, Jln. Bulevar Kelapa Gaing Blok M
Jakarta, 14240
Telp: 021-45853688, 45853689

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Senayan City
Senayan City L3 - 56, Jln. Asia Afrika Lot 19
Jakarta, 10270
Telp: 021-72781515

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA ITC Mangga Dua*
Gedung ITC Mangga Dua Lt.IV Blok B No.20-25, 29-32, Jln. Mangga Dua Raya
Jakarta, 14430
Telp: 021-6015205, 6016171

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Glodok Plaza*
Pertokoan Glodok Plaza Blok E/7-8, Jln. Pinangsia Raya 1
Jakarta, 11110
Telp: 021-2601123-26

Kantor Cabang Utama Bank BCA Kelapa Gading*
Menara Satu Sentra Kelapa Gading Lt. Dasar, 1, 9, dan 10, Jl. Bulevar Kelapa Gading LA3 No. 1
Jakarta, 14240
Telp: 021-29385709, 29385710

Kantor Cabang Utama Bank BCA Pasar Baru*
Gedung Metro Pasar Baru Lt. Dasar No. 101, 102, 103, Jln. Samanhudi
Jakarta, 10710
Telp: 021-3524779-81

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Perniagaan Timur*
Jln. Perniagaan Timur 35
Jakarta, 11230
Telp: 021-6908912, 6907562

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Muara Karang 2*
Jln. Muara Karang Timur Blok B VIII No.116-117
Jakarta, 14450
Telp: 021-6679790 (hunting)

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA KH Mas Mansyur*
Rukan Sudirman Park Blok B No. 9, Jln. KH. Mas Mansyur Kav. 35
Jakarta, 10220
Telp: 021-57943743

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Metro Tanah Abang*
Pusat Grosir Metro Tanah Abang Lt. Lower Ground Blok A No. 31-33, 35-40, 82-83, 85-88, Jl.KH Wahid Hasyim
Jakarta, 10240
Telp: 021-30036841-43

Kantor Cabang Utama Bank BCA Pondok Indah*
Wisma BCA Pondok Indah, Jln. Metro Pondok Indah
Jakarta, 12310
Telp: 021-29973555

Depok
Kantor Cabang Utama Bank BCA Margonda*
Jln. Margonda Raya No. 182
Depok, 16423
Telp: 021-7772930

Malang
Kantor Cabang Utama Bank BCA Malang*
Jln. Borobudur Kompleks Ruko Kav. 3 B-C-D
Malang, 65125
Telp: 0341-498100 (hunting)

Medan
Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Plaza Medan Fair
Gedung Plaza Medan Fair Lt. 2 No. 35 & 36, Jln. Gatot Subroto No. 30 Medan
Telp: 061-4141800

Kantor Cabang Utama Bank BCA Medan*
Jln. Asia No. 170
Medan, 20214
Telp: 061-7365800 (hunting)

Palembang
Kantor Cabang Utama Bank BCA Palembang
Jl. Demang Lebar Daun No. 10
Palembang, 30137
Telp: 0711-5649000

Semarang
Kantor Cabang Utama Bank BCA Semarang*
Jln Gang Tengah 88
Semarang, 50137
Telp: 024-3516854, 3516856

Solo
Kantor Cabang Utama Bank BCA Solo*
Jln. Brigjen Slamet Riyadi 3
Solo, 57112
Telp: 0271-642225 (hunting)

Surabaya
Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Pakuwon Trade Center
Pakuwon Trade Center Ruko Terrace unit 011, Jln. Puncak Indah Lontar No. 2
Surabaya, 60216
Telp: 031-7390971, 7390461

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Tunjungan Plaza
Komp. Pertokoan Tunjungan Plaza I LG-07B, Jln.Basuki Rachmat 8-12A
Surabaya, 60261
Telp: 031-5459627, 5459637

Kantor Cabang Utama Bank BCA Galaxy*
Jln. Kertajaya Indah Timur No. 37-39
Surabaya, 60117
Telp: 031-5929919

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Pasar Atum
Pasar Atum Mall, Lantai 2 Stand No. BA-1 s/d BA-7, Jln. Stasiun Kota No. 7A
Surabaya, 60141
Telp: 031-3530927

Tangerang
Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Gading Serpong (SMS)
Ruko Financial Center, Jln. Bulevar Gading Serpong Blok BA 2 No. 1 Serpong
Tangerang, 15810
Telp: 021-54214201, 54214898-99

Kantor Cabang Pembantu Bank BCA Supermal Karawaci
105 Bulevar Diponegoro FF #A3A# Lippo Karawaci 1200
Tangerang, 15810
Telp: 021-54201745

Kantor Cabang Utama Bank BCA Alam Sutera*
Jl.Alam Sutera Boulevard No.10A Alam Sutera, Serpong, Tangerang 15325
Tangerang, 15325
Telp: 021-53120937-38

Kantor Cabang Utama Bank BCA Tangerang*
Jln. Kisamaun No. 57
Tangerang, 15118
Telp: 021-5521125

Jambi
Kantor Cabang Utama Bank BCA Jambi*
Jln. Dr. Sutomo 50-50A
Jambi, 36113
Telp: 0741-21116 (hunting)

Lampung
Bank Central Asia - Kcu Bandar Lampung  
Alamat: JL. Yos Sudarso, No.100, Bandar Lampung, Indonesia
Telepon:+62 721 486205

Visi dan Misi Bank BCA

Add Comment
Visi dan Misi Bank BCA


Visi dan Misi Bank BCA - Senantiasa di Sisi Anda

Sejak berdiri tahun 1957, Bank Central Asia (BCA) semakin berkembang. Ini merupakan hasil kerjasama dari segenap karyawan serta dukungan penuh para nasabah. Sesuai dengan komitmen “Senantiasa di Sisi Anda”, BCA akan menjaga kepercayaan dan harapan nasabah serta stakeholder lainnya, demi tercapainya pertumbuhan yang berkesinambungan.


Dengan bertambahnya usia, BCA selalu menawarkan beragam solusi finansial dengan layanan transaksi perbankan untuk berbagai kalangan dan rentang usia. Siapa saja bisa menikmati kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan transaksi yang didukung kekuatan jaringan antar cabang, luasnya jaringan ATM, serta jaringan perbankan elektronik lainnya dari BCA.

Melalui beragam produk dan layanan yang berkualitas dan tepat sasaran, solusi finansial BCA mendukung perkembangan setiap jenis usaha yang dimiliki para nasabah, baik bisnis berskala kecil, menengah, maupun berskala besar. Memenangkan kepercayaan untuk memberikan solusi terbaik bagi kebutuhan finansial para nasabah merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi BCA.

Sesuai dengan slogan “Senantiasa di Sisi Anda”, BCA terus berupaya memberikan layanan dan solusi terbaik bagi nasabah.

Prioritas utama kami adalah tetap mempertahankan posisi BCA sebagai salah satu institusi penyedia layanan transaksi dan pembayaran yang terdepan di Indonesia. Layanan perbankan yang nyaman, aman, dan andal merupakan faktor penting dalam membangun hubungan dengan nasabah dan dalam memperkuat posisi BCA sebagai bank transaksi.


VISI

Bank pilihan utama andalan masyarakat, yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia.

MISI

Membangun institusi yang unggul di bidang penyelesaian pembayaran dan solusi keuangan bagi nasabah bisnis dan perseorangan.
Memahami beragam kebutuhan nasabah dan memberikan layanan finansial yang tepat demi tercapainya kepuasan optimal bagi nasabah.
Meningkatkan nilai francais dan nilai stakeholder BCA.

Profil Bank Mandiri

Add Comment
Profil Bank Mandiri


Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998, sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia. Pada bulan Juli 1999, empat bank pemerintah -- yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia -- dilebur menjadi Bank Mandiri, dimana masing-masing bank tersebut memiliki peran yang tak terpisahkan dalam pembangunan perekonomian Indonesia. Sampai dengan hari ini, Bank Mandiri meneruskan tradisi selama lebih dari 140 tahun memberikan kontribusi dalam dunia perbankan dan perekonomian Indonesia.


Konsolidasi dan integrasi

Segera setelah merger, Bank Mandiri melaksanakan proses konsolidasi secara menyeluruh. Pada saat itu, kami menutup 194 kantor cabang yang saling berdekatan dan rasionalisasi jumlah karyawan dari jumlah gabungan 26.600 menjadi 17.620. Brand Bank Mandiri diimplementasikan ke semua jaringan dan seluruh kegiatan periklanan dan promosi lainnya. Salah satu prestasi Bank Mandiri yang paling signifikan adalah dengan mengganti platform teknologinya secara menyeluruh. Bank Mandiri mewarisi total 9 core banking system yang berbeda dari 4 bank pendahulunya. Bank Mandiri segera berinvestasi untuk mengkonsolidasikan sistem-sistem dari platform yang terkuat. Dibutuhkan tiga tahun dan dana sebesar US$ 200 Juta demi mengembangkan program untuk menggantikan core banking platform sebelumnya agar sesuai dengan standar perbankan ritel. Kini infrastruktur IT Bank Mandiri telah menyediakan system pengolahan data straigth-through dan interface yang seragam bagi pelanggannya. Sesuai dengan visi kami, Bank Mandiri memasuki segmen bisnis yang menguntungkan dan memiliki prospek tumbuh, sekaligus berperan sebagai institusi perbankan yang komprehensif. Untuk itu, Bank Mandiri berfokus pada segmen korporasi, komersial, mikro & ritel, serta pembiayaan konsumen dengan strategi yang berbeda di setiap bisnisnya dan bersinergi dengan seluruh segmen pasar yang ada. Kehadiran Bank Mandiri sebagai Bank Domestik Multispesialis di Indonesia dapat diterjemahkan ke dalam langkah-langkah khusus dengan menumbuhkan pangsa pasar dominan di segmen yang kami fokuskan. Selain itu, Bank Mandiri juga memiliki visi untuk menjadi bank terdepan di Indonesia. Sebagai bank publik, visi Bank Mandiri untuk menjadi bank blue chip publik di Asia Tenggara ini akan diukur berdasarkan kapitalisasi pasar.

Program Transformasi Tahap I (2005 - 2009)

Ambisi Bank Mandiri yang ditetapkan untuk 4 tahun ke depannya hanya dapat dicapai dengan mengubah organisasi kami untuk dapat beradaptasi dengan dinamika dan pergerakan pasar. Di tahun 2005, kami berkomitmen untuk menjalankan program transformasi selama 5 tahun untuk membentuk Bank Mandiri menjadi Bank Multispesialis yang Dominan. Kami menetapkanempat tema transformasi sebagai syarat utama: budaya, penjualan, aliansi dan kontrol NPL. Bank Mandiri melakukan Program Transformasi dalam tiga tahap, yaitu:

Tahap 1 (2006-2007)
Back on Track : Dalam tahapan ini, fokus utama kami adalah merekonstruksi ulang fondasi Bank Mandiri untuk pertumbuhan di masa depan

Tahap 2 (2008-2009)
Outperform the Market : Dalam periode ini, Bank Mandiri lebih menekankan ekspansi bisnis untuk menjamin pertumbuhan yang signifikan di berbagai segmen dan mencapai level profit yang mampu melampaui target rata-rata pasar

Tahap 3 (2010)
Shaping the End Game : Di tahap ini, Bank Mandiri menargetkan diri untuk menjadi bank regional terdepan melalui konsolidasi dari bisnis jasa keuangan dan lebih mengutamakan peluang strategi pertumbuhan non-organik, termasuk memperkuat kinerja anak perusahaan dan akuisisi bank atau perusahaan keuangan lainnya yang dapat memberikan nilai tambah bagi Bank Mandiri

Proses transformasi yang telah dijalankan sejak tahun 2005 hingga tahun 2010 ini secara konsisten berhasil meningkatkan kinerja Bank Mandiri. Hal ini tercermin dari peningkatan berbagai parameter finansial, diantaranya:

Kredit bermasalah turun signifikan, tercermin dari rasio NPL net konsolidasi yang turun dari 15,34% di tahun 2005 menjadi 0,62% di tahun 2010.
Laba bersih Bank Mandiri juga tumbuh sangat signifikan dari Rp 0,6 Triliun di tahun 2005 menjadi Rp 9,2 Triliun di tahun 2010.
Sejalan dengan transformasi bisnis, Bank Mandiri juga melakukan transformasi budaya dengan merumuskan kembali nilai nilai budaya untuk menjadi pedoman kerja pegawai. Bank Mandiri juga berhasil mencatat sejarah dalam peningkatan kualitas layanan, yaitu menjadi service leader perbankan nasional dengan menempati urutan pertama pelayanan prima selama empat tahun berturut-turut (tahun 2007, 2008, 2009 dan 2010) berdasarkan survey Marketing Research Indonesia (MRI). Selain itu, Bank Mandiri juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak dalam penerapan Good Corporate Governance.

Peningkatan kinerja Bank Mandiri mendapatkan respon positif oleh investor, tercermin dari meningkatnya harga saham Bank Mandiri secara signifikan dari posisi terendah Rp 1.110 per lembar saham pada 16 November 2005, menjadi Rp 6.300,- per lembar saham pada 30 September 2011, atau meningkat 33,6% per tahunnya berdasarkan rata-rata (CAGR). Dalam kurun waktu kurang lebih 6 tahun, nilai kapitalisasi pasar Bank Mandiri meningkat sekitar 7 kali lipat, dari Rp 21,8 Triliun menjadi Rp 146,9 Triliun.

Program Transformasi Tahap II (2010 - 2014)

Saat ini Bank Mandiri tengah melaksanakan tahap transformasi lanjutan tahun 2010-2014, dimana kami telah melakukan revitalisasi visi, yaitu "Menjadi Lembaga Keuangan Indonesia yang Paling Dikagumi dan Selalu Progresif". Sejalan dengan visi tersebut, Bank Mandiri juga ditargetkan mampu mencapai nilai kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia, yaitu di atas Rp 225 Triliun dengan pangsa pasar pendapatan mendekati 16%, ROA mencapai kisaran 2,5% dan ROE mendekati 25%, namun tetap menjaga kualitas asset yang direfleksikan dari rasio NPL gross di bawah 4%. Bank Mandiri juga berambisi untuk masuk dalam jajaran Top 5 Bank di ASEAN pada tahun 2014.

Selanjutnya di tahun 2020, Bank Mandiri menargetkan untuk masuk dalam jajaran Top 3 Bank di ASEAN dalam hal nilai kapitalisasi pasar dan menjadi pemain utama di regional. Untuk mewujudkan visi tersebut, transformasi bisnis di Bank Mandiri tahun 2010 - 2014 akan difokuskan pada 3 (tiga) area bisnis yaitu:

Wholesale transaction
Bank Mandiri akan memperkuat leadership-nya dengan menawarkan solusi transaksi keuangan yang komprehensif dan membangun hubungan yang holistik melayani institusi corporate & commercial di Indonesia.

Retail deposit & payment
Bank Mandiri memiliki aspirasi untuk menjadi bank pilihan nasabah di bidang retail deposit dengan menyediakan pengalaman perbankan yang unik dan unggul bagi para nasabahnya.

Retail Financing
Bank Mandiri memiliki aspirasi untuk meraih posisi nomor 1 atau 2 dalam segmen pembiayaan ritel, terutama untuk memenangkan persaingan di bisnis kredit perumahan, personal loan, dankartu kredit serta menjadi salah satu pemain utama di micro banking.

Ketiga area fokus tersebut didukung dengan penguatan organisasi dan peningkatan infrastruktur (cabang, IT, operation dan risk management) untuk memberikan solusi layanan terpadu. Disamping itu, Bank Mandiri didukung oleh Sumber Daya Manusia yang handal, teknologi yang selalu update, penerapan manajemen risiko dalam menjalankan bisnis secara seksama dan penuh pertimbangan, serta penerapan Good Corporate Governance yang telah teruji.

Pencapaian Bank Mandiri

Hingga Desember 2011, total aset Bank Mandiri telah mencapai Rp 551,9 Triliun, dimana jumlah ini berlipat ganda dari total aset di tahun 2006 (sebesar Rp 267 Triliun), atau tumbuh 15,6% (CAGR). Ini mengukuhkan posisi Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia. Kredit Bank Mandiri juga tumbuh menjadi Rp 314,4 Triliun, meningkat 22% (CAGR) dari kredit tahun 2006 yang sebesar Rp 118 Triliun. Sedangkan net profit kami tumbuh menjadi Rp 12,2 Triliun, meningkat 28,3% (CAGR) dari tahun 2006 yang sebesar Rp 2,4 Triliun. Selain menjadi bank pemberi pinjaman terbesar di Indonesia (secara konsolidasi), Bank Mandiri juga merupakan bank penyimpanan terbesar di Indonesia dengan dana pihak ke tiga sebesar Rp 422,3 Triliun. Bank Mandiri juga telah berhasil mempertahankan kualitas aset yang kuat, dibuktikan dengan nilai Gross dan Net NPL Ratio yang masing-masing sebesar 2,21% dan 0,52%. Salah satu momen penting dalam proses transformasi tahap 2 ini adalah suksesnya rights issue pada Februari 2011 untuk memperkuat permodalan bank. Dengan ini, modal Bank Mandiri telah mencapai Rp 62,7 Triliun, meningkat dari 48,9% tahun ke tahun dan menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih gelar Bank Internasional, sesuai dengan Banking Architecture atau Arsitektur Perbankan Indonesia (API).

Kinerja Bank Mandiri juga didukung oleh perusahaan-perusahaan anak yang memberikan kontribusi pendapatan signifikan, yaitu sekitar 12% dari laba bersih konsolidasi Bank Mandiri. Kini Bank Mandiri memiliki jaringan ATM terbesar, yaitu sejumlah 10.000 unit yang telah terpasang dan tersebar di seluruh Indonesia. Ini menjadikan Bank Mandiri sebagai bank terbaik dalam pelayanan selama 4 tahun berturut-turut dan menjadi perusahaan yang paling terpercaya di Indonesia untuk Good Corporate Govenance selama 5 tahun berturut-turut. Setelah memenuhi berbagai persyaratan dari Bank Indonesia, Bank Mandiri kini berhak untuk menyandang titel sebagai Bank Internasional yang telah beroperasi di sektor perbankan regional dan siap menjadi bank panutan di Indonesia. Hal ini turut didukung dengan visi kami untuk menjadi Lembaga Keuangan yang Paling Dikagumi dan Paling Progresif di Indonesia.

Meningkatkan Sinergi & Nilai dari Perusahaan Anak

Untuk mendukung berbagai segmen usaha kami serta membangun budaya kerja berbasis kinerja yang kuat di seluruh organisasi, Bank Mandiri menerapkan sistem organisasi berbasis Strategic Business Unit (SBU) yang terdiri dari berbagai unit bisnis yang strategis. Unit bisnis strategis ini akan bergerak sebagai generator penghasil profit pertumbuhan Bank Mandiri di masa depan, sebagai inti dari perusahaan dan juga sebagai layanan fungsi bersama. Bank Mandiri juga didukung oleh beberapa perusahaan anak untuk meningkatkan performa unit-unit bisnis strategisnya, diantaranya Corporate Banking, Commercial Business Banking, Micro & Retail Banking, Treasury & International Banking serta Consumer Finance. Bank Mandiri senantiasa mencari peluang bisnis yang saling menguntungkan guna menciptakan sinergi, membangun aliansi sekaligus memperkuat bisnis pendukungnya melalui perusahaan anak Bank Mandiri, diantaranya Mandiri Sekuritas yang bergerak di bidang investment banking, Mandiri AXA Financial Service yang bergerak di bidang asuransi, Bank Syariah Mandiri yang bergerak di bidang perbankan syariah, Bank Sinar Harapan Bali yang bergerak di bidang perbankan mikro dan Mandiri Tunas Finance yang bergerak di bidang multi-finance. Di tahun 2011, Bank Mandiri berhasil mengakuisisi Mandiri AXA General Insurance (MAGI), yaitu perusahaan hasil kerjasama antara Bank Mandiri dan AXA Societe Anonyme, untuk memperkuat penetrasi Bank Mandiri di bisnis asuransi umum. Dengan memiliki berbagai perusahaan anak yang mendukung bisnis kami, Bank Mandiri kini memegang peranan sebagai institusi finansial holding terkuat di Indonesia.

Jabatan dan Posisi Pegawai Bank

Add Comment
Jabatan dan Posisi Pegawai Bank


Jabatan dan Posisi Pegawai Bank - Banyak sekali orang yang ingin bekerja di bank, namun belum mengetahui posisi apa yang ingin mereka dapatkan , dengan berbagai nama posisi yang digunakan oleh masing-masing bank, berikut ini adalah berbagai posisi yang ada dalam pegawai bank :



- AO (Account Officer)

- AAO (Assistant Account Officer)

- CS (Customer Service)

- Teller

- BO (Back Office)

- SPV (Supervisor)

- SPV Teller

- SPV CS

- SPV Kredit Mikro

- RM (Relationship Manager)

- ARM (Assistant Relationship Manager)

- CA (Credit Analist)

- BM (Branch Manager)

- SBM (Sub Branch Manager)

- Auditor

- RM (Regional Manager)

- Sales Funding

- RO (Relationship Officer)

- FO (Funding Officer)

- Team Leader

- Staff Legal

- MDP (Management Development Program)

- ODP (Officer Development Program)

- PPS (Program Pengembangan Staff)

- MT (Management Trainee)

- Kepala Wilayah

- Kepala Cabang

- Kepala Cabang Pembantu

- Kepala Unit

- Collector







Analisa 5C Dalam Pemberian Kredit

2 Comments
Analisa 5C Dalam Pemberian Kredit
Analisa 5C Dalam Pemberian Kredit

1. Character ( kepribadian / Watak ) Character adalah Perilaku debitur untuk memenuhi kewajiban yang telah dijanjikan. Yang diteliti adalah sifat – sifat, kebiasaan, kepribadian, gaya hidup dan keadaan keluarga.
Yang dilakukan bank dalam menilai karakter calon debitur/debitur adalah :
- Bank to bank information, sistem Informasi debitur (SID)
- Trade Checking pada supplier atau langganan nasabah untuk meneliti reputasi nasabah di lingkungan usahanya
- Mencari informasi kepada asosiasi usaha dimana calon debitur terdaftar

2. Capacity ( kemampuan ) Capacity adalah kesanggupan pemohon untuk melunasi kewajiban dari kegiatan usaha yang dilakukan atau kegiatan yang ditinjau dengan kredit dari bank. Jadi maksud dari penilaian kredit terhadap capacity ini untuk menilai sampai dimana hasil usaha yang diperolehnya akan mampu untuk melunasinya pada waktunya sesuai dengan perjanjian kredit yang telah disepakati. 
Pendekatan yang dilakukan Bank :
- Historis : menilai kinerja nasabah di masa lalu
- Finansial : Menilai kemampuan finansial nasabah
- Yuridis : Melihat secara yuridis siapa yang berwenang mewakili nasabah untuk mengdakan perjanjian kredit dengan bank
- Manajerial : Menilai kemampuan nasabah melaksanakan fungsi manajemen dalam memimpin perusahaan
Teknis : Menilai kemampuan nasabah dalam mengelola faktor teknis produksi seperti tenaga kerja, sumber bahan baku peralatan, administrasi, keuangan, dll

3. Capital ( modal ) Capital adalah modal yang dimiliki calon debitur pada saat mereka mengajukan permohonan kredit pada bank dan sisa dana yang kurang akan didanai pihak bank.
Hal yang dinilai pihak bank adalah :
- Jumlah dana/modal sendiri yang dimiliki calon debitur
- Modal sendiri lebih besar, mendorong kesungguhan debitur untuk menjalankan usaha dan menyelesaikan kewajibannya, karena nasabah ikut menanggung risiko bila usahanya gagal
- Kecukupan modal bervariasi untuk masing-masing industri, industri dengan banyak aset tetap, persayaratan modalnya juga lebih besar

4. Collateral ( jaminan ) Collateral adalah barang atau surat berharga milik debitur yang digunakan sebagai jaminan atas kredit yang diberikan. Dapat digunakan sebagai alat pelunasan jika kredit tidak tertagih.
Hal yang dinilai pihak bank adalah :
- Barang-barang yang diserahkan oleh debitur sebagai agunan kredit
- Collateral dinilai untuk mengetahui coverage nilai agunan terhadap kewajiban
- Bentuk collateral antara lain : piutang, stock, atau tanah dan bangunan, corporate guarantee, personal guarentee, letter of guarantee, rekomendasi dan avalis

5. Condition of Economic ( kondisi ekonomi ) Condition of Economic adalah situasi dan kondisi, sosial, ekonomi, budaya dan lainnya yang mempengaruhi keadaan perekonomian pada suatu saat maupun untuk satu kurun waktu tertentu yang kemungkinannya akan dapat mempengaruhi kelancaran usaha dari perusahaan yang memperoleh kredit.
- Peraturan pemerintah pusat dan daerah
- Situasi politik dan ekonomi dunia
- Kondisi lain yang mempengaruhi pemasaran


Dan ada tambahan 1 C lagi yaitu : Constraint
- Batasan dan hambatan yang tidak memungkinkan nasabah melaksanakan bisnis di tempat tertentu, seperti penolakan masyarakat setempat untuk pembangunan sarana pemboran gas bumi, kejadian bencana lumpur lapindo

Pengertian Kredit

1 Comment

Pengertian KreditPengertian Kredit - Pengertian Kredit adalah kemampuan untuk melaksanakan suatu pembelian atau mengadakan suatu pinjaman dengan suatu janji, pembayaran akan dilaksanakan pada jangka waktu yang telah disepakati “. (Astiko, Manajemen Perkreditan ( Yogyakarta : andi Offset, 1996 ), hal 5)
Pengertian kredit yang lebih mapan untuk kegiatan perbankan di Indonesia telah dirumuskan dalam Undang – Undang Pokok Perbankan No. 7 Tahun 1992 yang menyatakan bahwa kriteria adalah penyediaan uang / tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan / kesepakatan pinjam meminjam antara pihak bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melaksanakan dengan jumlah bunga sebagai imbalan (Sumber : www.lps.go.id) .

Ciri-ciri UMKM

Add Comment
Ciri-ciri usaha mikro
Ciri-ciri UMKM - Berikut ini adalah ciri-ciri dari sebuah usaha yang tergolong dalam UMKM :
1.Jenis barang/komoditi usahanya tidak selalu tetap, sewaktu-waktu dapat berganti
2.Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu-waktu dapat pindah tempat
3.Belum melakukan administrasi keuangan yang sederhana sekalipun, dan tidak memisahkan keuangan keluarga dengan keuangan usaha
4.Sumber daya manusianya (pengusahanya) belum memiliki jiwa wirausaha yang memadai
5.Tingkat pendidikan rata-rata relatif sangat rendah
6.Umumnya belum akses kepada perbankan, namun sebagian dari mereka sudah akses ke lembaga keuangan non bank
7.Umumnya tidak memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.

Dilihat dari kepentingan perbankan, usaha mikro adalah suatu segmen pasar yang cukup potensial untuk dilayani dalam upaya meningkatkan fungsi intermediasi-nya karena usaha mikro mempunyai karakteristik positif dan unik yang tidak selalu dimiliki oleh usaha non mikro, antara lain :
1.Perputaran usaha (turn over) cukup tinggi, kemampuannya menyerap dana yang mahal dan dalam situasi krisis ekonomi kegiatan usaha masih tetap berjalan bahkan terus berkembang
2.Tidak sensitive terhadap suku bunga
3.Tetap berkembang walau dalam situasi krisis ekonomi dan moneter
4.Pada umumnya berkarakter jujur, ulet, lugu dan dapat menerima bimbingan asal dilakukan dengan pendekatan yang tepat
Namun demikian, disadari sepenuhnya bahwa masih banyak usaha mikro yang sulit memperoleh layanan kredit perbankan karena berbagai kendala baik pada sisi usaha mikro maupun pada sisi perbankan sendiri.

Sebagai contoh, dibawah ini adalah contoh UMKM

Contoh UMKM
Contoh UMKM - Pengrajin




Contoh UMKM
Contoh UMKM - Pedagang Bakso Malang












Pengertian UMKM

Add Comment

Pengertian UMKMPengertian UMKM - Kepanjangan UMKM itu sendiri adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Usaha Mikro adalah Peluang Usaha Produktif milik orang perorangan atau badan Usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini.

Usaha Mikro sebagaimana dimaksud menurut Keputusan Menteri Keuangan No.40/KMK.06/2003 tanggal 29 Januari 2003, yaitu usaha produktif milik keluarga atau perorangan Warga Negara Indonesia dan memiliki hasil penjualan paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah) per tahun. Usaha Mikro dapat mengajukan kredit kepada bank paling banyak Rp.50.000.000,-.

Usaha Kecil adalah Peluang Usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan Usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha menengah atau Usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini.

Usaha Kecil sebagaimana dimaksud Undang-undang No.9 Tahun 1995 adalah usaha produktif yang berskala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) per tahun serta dapat menerima kredit dari bank maksimal di atas Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

Usaha Menengah adalah Usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan Usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau Usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.

Usaha Menengah sebagaimana dimaksud dalam pasal no.10 tahun 1998 adalah usaha bersifat produktif yang memenuhi kriteria kekayaan usaha bersih lebih besar dari Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak sebesar Rp10.000.000.000,00, (sepuluh miliar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha serta dapat menerima kredit dari bank sebesar RP.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) s/d Rp.5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).